Barru – KembarOgi. Com – Di tengah pandemi COVID-19, petani di Desa Lampoko, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, kembali melakukan penanaman bersama budidaya bawang merah di atas lahan seluas 15 hektar yang terbagi atas empat kelompok tani yaitu Kelompok Tani Mamminasae, Kelompok Tani Taro Ada Taro Gau, Kelompok Pemuda Tani, dan KWT Pucuk Indah.
Budidaya ini merupakan program kegiatan pengembangan hortikultura tahun 2021 Kabupaten Barru dari Kementrian pertanian RI seluas 15 ha dari rencana awal 25 ha yang berbasis pengembangan kawasan, hal ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan petani.
Kepala Desa Lampoko Budiman menuturkan bahwa konsep budidaya bawang merah disambut antusias oleh masyarakat Desa lampoko karena bukan baru kali ini budidaya bawang merah dilakukan namun sudah 4 tahun dilakukan.
“Hasil produksi petani rata-rata mencapai 20-25 ton /ha dengan harga ditingkat lapangan mencapai Rp.20.000-25.000 /kg dan petani bisa panen 2-3 kali bahkan sampai 4 kali per tahun atau IP 400” kata Budiman.
Dirinya juga menambahkan bahwa Pemerintah Desa Lampoko dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Barru atas bantuannya dengan melalui Kementrian pertanian RI.
Pada acara tanam bersama yang dihadiri Kadis Pertanian Kab. Barru Ir. Ahmad bersama Kabid hortikultura yang didampingi Kepala Desa Lampoko , berkesempatan memberikan penyuluhan serta motivasi agar petani tetap semangat melakukan pertanaman diera covid saat ini.
“Saya berharap agar para petani tetap semangat dalam budidaya bawang merah apalagi iklim tahun ini bersahabat untuk dilakukan penanaman bawang merah” pungkasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pada program pengembangan hortikultura melalui budidaya bawang merah maka pemerintah melalui kementrian pertanian RI memberikan pendampingan berupa bantuan benih, pupuk kompos, pupuk cair dan pupuk NPK.
“Saya sangat mengapresiasi para petani kita yang tetap semangat beraktivitas di tengah situasi sulit saat ini. Mereka adalah contoh bahwa kita harus tetap berdaya dan kuat di tengah pandemi. Mereka pahlawan-pahlawan pangan kita,” ujar Ahmad Kadis Pertanian Kab. Barru.
(Andri)































